Setelah Menikah Istri Harus Patuh Pada Suami Atau Orang Tua ??!
Assalamualaikum..
Nah, di artikel sebelumnya kita membahas tentang Nasehat Pernikahan Islam tuh. Ada yang bertanya tentang pernikahan itu salah satunya adalah tentang “antara berbakti kepada orang tua dan taat kepada suami, apakah setelah menikah istri harus ikut suami ?”. jadi ada kasus bahwasanya ada nih seorang perempuan, perempuan ini dia sudah menikah tinggal di Jakarta bersama suaminya. Pada suatu hari dia diminta pulang oleh ibunya (pulang kampung) tapi bukan dalam rangka mudik lebaran atau liburan ya.
Akhirnya anak perempuan ini tadi meminta izin kepada suaminya, “Oke silahkan pulang” ujar suaminya “tapi satu atau dua hari aja, karena di sini kamu juga banyak tugasnya” ya.. seperti itulah !.
Istri Harus Patuh Pada Suami Atau Orang Tua ?
Karena kita tidak lah tahu bakti mana yang kita lakukan untuk orang tua yang akan diterima oleh Allah SWT !. Maka kita harus saling memberi kesempatan untuk membakti kepada kedua orang tua. Karena misalkan ditanya mana dulu, suami atau orang tua ? kedudukan suami dan orang tua keduanya tidak bisa disamakan ya.
Ayat Al-qur'an Tentang Berbakti Kepada Kedua Orang Tua
Setidaknya ada 4 ayat A-Qur’an yang membahas tentang hal ini, berlaku baik atau berbakti kepada kedua orang tua setelah perintah penyembahan kepada Allah SWT, di antara ayatnya adalah Surat
- Surat Al-Baqarah ayat 83,
- Surat An-Nisa ayat 36,
- Surat Al-An ‘am ayat 151 dan
- Surat Al-Isra ayat 23.
Jadi bagai mana kalau misalkan ada kasus seperti ini tadi ? kalau misalkan ada kasus yang sama maka yang harus dibangun adalah komunikasi di antara pasangan tersebut, kesepakatan dan keridhoan. Supaya kita menemukan benang merah, jalan tengah supaya yang perempuan tadi bisa terus berbakti kepada kedua orang tua dan bisa berbakti juga kepada suami asal ada negosiasi yang baik ya.
Karena siapa sih yang gak mau rumah tangganya harmonis, Sakinah Mawaddah warohmah, diliputi dengan ketenangan penuh rasa cinta dan penuh kasih sayang, pastinya semua orang mau itu. Jadi kalau komunikasi baik itu sudah terjalin diantara keduanya, maka “wa asyiruhunna bil ma’ruf” atau saling melakukan dan memperlakukan dengan baik itu juga akan terlaksana.
Cerita Asma Binti Abu Bakar
Nah, pendapat itu juga dikutik dari cerita Asma binti Abu Bakar dalam kitab Irsyadu Syari Fi Syarah Sahih Bukhari karya Ibnu Bathol. Asma binti Abu Bakar meminta fatwa kepada Rasulullah SAW tentang; mengunjungi atau berbakti kepada ibunya yang ketika itu ibunya bukanlah seorang muslim.
Jadi sahabat itulah tadi bagi yang menanyakan sebenarnya suami dulu atau orang tua dulu ? jika dilihat dari kedudukan suami dan orang tua dalam islam, kedua-duanya adalah orang terdekat dan orang terkasih kita bagi yang sudah menikah. Tapi orang tua “Ingat !!” beliau kedua orang tua kita adalah orang tua yang merawat dari baru lahir, dari mengandung, kemudian lahir sampai kita dinikahkan dengan orang yang terkasih.
Jadi baik suami maupun istri kalau ini di hidupnya berarti cobalah untuk membahagiakan pasangannya. Mungkin salah satu cara untuk membahagiakan nya berkunjung kepada orang tua, maka kenapa tidak untuk untuk memberikan izin dan orang tua juga harus paham hak orang tua terhadap anak perempuannya yang sudah menikah.
Narasumber : Isna Rahma Solihatin, Lc., M.Pd.


Posting Komentar untuk "Setelah Menikah Istri Harus Patuh Pada Suami Atau Orang Tua ??!"